Tampilkan postingan dengan label cerpenbung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpenbung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 November 2008

episode 2

akhirnya jadi!! kalo jelek jangan dikritik ya, aku tidak menerima kritikan tapi saran. yaik!! (halah kayak Mtv gokil aja!)


EPISODE 2 : KEBERANGKATAN


"SERBU!" teriak juru konsumsi icak dengan lantang seperti panggil tukang bakso yang jauhnya 1 km (tahun 1940-an ada bakso ga ya?)


--- PLAK ---


"kita belum berangkat, MONYET!" kata jendral Danu dengan kesal.


"Ooooo..." jawab icak bego.


malam harinya, desa SUKASEJENIS mengadakan pesta besar-besaran. makanan banyak tersedia, dari makanan prancis sampe RICE CAT (alias sego kucing dan nasi kucing). semua warga desa SUKASEJENIS yakin akan memenangkan pertempuran dan mengalahkan serta memukul mundur belanda, karena dari 11 kali pertemuan desa SUKASEJENIS menang 7 kali, 5 kali KO, 2 kali seri, 1 kali ijin, 1 kali absen, belum pernah kalah! maka dari itu mereka yakin se yakin-yakinnya.


berbeda dengan warga laennya, juru konsumsi icak malah bermuram durja, gundah gulana, getap gempita (lho?). pokoknya lagi sedih deh.


dia (icak) sedang memikirkan bagaimana nasibnya jika dia pergi berperang, pegang senjata saja dia belum pernah, paling banter adalah ketapel milik tetangganya. apa lagi sekarang dalam perang dia harus membunuh orang, kalo tidak ingin dibunuh satu2nya jalan adalah membunuh. membunuh semut aja dia geli (maklum pobia semut) apa lagi membunuh manusia?


bila dia pergi bagaimana nasib michel sapinya? jafri ayamnya? bagaimana mereka akan hidup? siapa yang memandikan mereka? kalau jafri kena flu gimana? kan lagi musimnya flu unggas...


icak terlalu banyak berfikir, sampe pagi tiba dia tidak bisa tidur. makan pun dia tidak kenyang, kalo pagi dia makan nasi malemnya minum susu (santai ga ada pok ame-ame kok).


hari yang dinanti-nanti oleh semua warga desa SUKASEJENIS telah tiba (tentu saja kecuali juru konsumsi icak). keberangkatan. semua tentara telah disiapkan, senjata berupa seperangkat alat tempur, seperangkat alat sholat dan seperangkat alat band sudah disiapkan dengan rapi oleh seksi perlengkapan. tak lupa seperangkat alat kontrasepsi guna mengikuti mandat pemerintah yang mencanangkan program KB 2 anak cukup, laki2 atau perempuan sama saja.


suara lantang letnan joko membahana keseluruh desa,


"lencang kanan...!!!! donk!!!"


"maju....!!!! yuk...." (ini aba2 jaman dulu, jangan protes!)


"berhenti....!!! donk!!!"


"lapor, peleton PENGGEMPUR BELANDA SAMPAI TUNTAS siap berangkat, berikut formasi keberangkatan :


  • paling depan, anjing pelacak

  • diikuti, rombongan ibu2 PKK dari desa setempat

  • lalu, tentara mengapit jendral Danu, Letnan Joko, Putri Tukinem dan juru konsumsi Icak

laporan selesai!!"


"laporan saya terima" kata kepala desa, "tapi saya minta ganti formasi.."


"lho? pinginnya gimana DES?"


"rombongan anjing pelacar sebagai pendobrak tolong diganti dengan juru konsumsi Icak, biar dia yang paling depan. selain daripada karena dia mirip anjing, sekalian kalo ada ranjau darat dia dulu yang kena duluan."


"................"


"SIAP!!!"


"ganti posisi!! BERANGKAT!!!!!!"


perjalanan dimulai, banyak terdengar tangisan anak yang mengantarkan bapak mereka pergi.


"ati-ati ya pak...."


"kirim surat pak.... skalian wesel"


"Icak!!"


"iya? (duh masih ada yang peduli ma aku ya, jadi terharu, pikir icak, ternyata....)


"bayar utangmu dulu sebelum kamu mati!!"


"ANJRIT!!!"


----------------------------------------------------------------------------------


tak terasa perjalanan mereka sudah separuh jalan, hari sudah malam dan mereka pun membuat tenda di dalam hutan. seperti biasa, juru konsumsi icak siap dengan masakannya, letnan Joko siap dengan gitarnya dan putri Tukinem dengan suaranya membuat para tentara terlena, seperti pesta saja, mereka bergembira walau perang ada di depan mata.


tak terasa.....


TIBA2!!


BOOOOMMMM (baca bum.. kayak suara bom gitu)


kemah barak terkena serangan belanda, ternyata tanpa terduga belanda telah tau persembunyian dan rencana penyerbuan mereka, bom berjatuhan dimana-mana, banyak teriakan disana-sini.


"KITA DISERANG JENDRAL!!"


"UDAH TAU! DILIAT AJA LANGSUNG TAU! KALAU BEGITU SERANG BALIK LETNAN JOKO!!"


CUING.... BOOOOOOOMMMMMM (SUARA BOM)


"TIDAK BISA JENDRAL!"


"LHO? KENAPA LAGI?"


"SEMUA TENTARA YANG LAGI MAEN GAMBLEK MA KARAMBOL DI TENDA BARAK LANGSUNG KENA BOM JENDRAL!"


"MATI SEMUA?"


CIUNGGGG......BOMMMMMM (SUARA BOM)


"YA GITU DEH JENDRAL, SEPERTINYA ADA YANG MEMBERI INFORMASI PADA PIHAK BELANDA KALAU KITA PUNYA RENCANA UNTUK MENYERANG MEREKA!!"


"SELAMATKAN PUTRI TUKINEM DAN NYAWAMU, TRUS DIMANA JURU KONSUMSI ICAK?"


"SAYA DISINI JENDRAL..."


"KENAPA KAMU GA KENA BOM SEKALIAN?"


"..........."


CIUNNNNGGGG..... PRREETTT (SUARA BOM)


"SUDAHLAH, SEKARANG SELAMATKAN DIRI KALIAN. SEKALIAN PUTRI TUKINEM. KITA BERLINDUNG UNTUK SEMENTARA WAKTU"


kisah selanjutnya berkisar tentang siapa penghianat itu, dan bagaimana kisah selanjutnya? aku juga masih belum kepikiran, ditunggu aja ya....

episode 1

aku lagi pengen buat cerpenbung nih, alias cerita pendek bersambung. tapi ini cerpen ke-2 ku yang ancur dan yang pertama untuk dipublikasikan. jadi seperti kata pepatah sepandai-pandai tupai melompat pasti tetap buluan juga yang artinya sejelek-jelek aku nulis cerpenbung pasti tetep jelek juga. tapi kalo responnya jelek aku bakal matiin tokohnya dalam sekali cerita, bikin aja semua keinjek tank belanda dan mati semua, tapi dengerin dan baca ceritaku yang ga penting ya.....

ceritaku ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat atau lain sebagainya. ini cuma ga sengaja dan disengaja biar kelihatan ga sengaja. inget! kalian ga tau kalo sengaja ya.

episode 1 : THE MULAI

cerita ini berseting tahun 1940-an, kata didi kempot "durung usum sabun" karena pabriknya belum dibangun. tahun dimana waktu itu belanda masih menjajah. jadi jika sekarang ada WIB alias Waktu Indonesia bagian Barat, jaman dulu juga ada WIB alias Waktu Indonesia dijajah Belanda. baiklah, kita singkirkan dulu WIB atau sejenisnya dari peredaran cerita ini. kembali ke benang merah. kita menuju inti dari cerita ga penting ini. dahulu kala ada satu wilayah yang sangat ditakuti oleh orang belanda, daerah yang memberi perlawanan paling berat untuk bangsa belanda. daerah itu berupa desa. nama desanya adalah DESA SUKASEJENIS. desa ini berdekatan dengan desa SUKAMANDI dan SUKAMAJU.

alkisah, kepala desa SUKASEJENIS sedang melakukan rapat dengan masyarakat desanya, masyarakat itu terdiri dari tentara2 yang terlatih, tukang jamu, tukang pijet dan juga ada juru konsumsi.

"belanda sudah menguasai desa SUKAMANDI dan desa SUKASAMASUKA, kita harus segera bertindak!" kepala desa menyampaikan pidatonya dengan membabi buta, mata melotot dan kancut melorot.

"benar sekali KEP!" juru konsumsi bernama ICAK ngomong dengan santainya.

"terima kasih, tapi apa maksudmu dengan panggil-panggil saya KEP?"

"kan KEPala desa, daripada kepanjangan mening saya hemat jadi KEP"

"SOK TAU KAMU! buatin saya kopi sana! dan inget, panggil saya dengan DES aja, lebih imut.

sampe mana tadi?"

jendral danu ikut membantu kepala desa dalam merangkai kata-kata "sampe imut DES!" berkata santai sambil memainkan pistol kebanggaannya (pistol yang mana ya? jangan ngeres ah..)

"he? iya. jadi belanda yang imut-imut itu, lho? kok ga nyambung? maksud saya, kita harus bertindak cepat!

jangan sampe desa kita diambil alih oleh bangsa belanda"

mbok jamu yang tadi diam saja, ikut angkat bicara "lalu rencana anda apa DES?"

"rencana saya adl sebelum kita diserang, kita harus menyerang dulu. kalo perlu pake formasi 4-4-2, ato pake formasi zone defense, maka dari itu..."

juru konsumsi ICAK nyelonong "ini kopinya DES, pake gula jawa 2 sendok, diaduk 10 kali searah jarum jam, lalu 2 kali berlawanan jarum jam, hitung 10 kali lau tiup dengan mesra."

"kamu tau aja selera saya. sampe mana tadi? o iya, maka dari itu saya menyuruh

  • jendral DANU

  • letnan JOKO

  • dan juru konsumsi ICAK

  • beserta 100 tentara bantuan dari koprasi desa


segera pergi ke MEDAN pertempuran untuk mengalahkan belanda"

"lho? kok saya di ikutin DES, saya ga tau apa-apa! sapi saya michel ga ada yang ngurus, ntar ayam saya si jefri gimana? lagian belanda bukan di MEDAN tapi didesa sebelah" saut ICAK tanda tak setuju.

"jangan banyak omong kamu, mau ga mau kamu harus ikut, ulah kamu di desa udah bikin cemas, suka ngintip nenek saya mandi, bahkan kalo ga dipergoki warga kamu juga mau ngintip saya mandi, ayo ngaku!"

"saya cuman pingin ngintip putri kepala desa mandi, tapi tiap ngintip eh malah nenek-nenek dan om-om ga penting lagi mandi" jawab ICAK polos.

"KURANG AJAR! KAMU.... udah kamu pergi aja! tolong jendral DANU pastikan dia mati terlindas tank baja, ga perlu tank baja juga ga pa2, yang penting benda berat. skalian PUTRI TUKINEM anak saya dibawa sekalian"

"lho kok perang malah disuruh ikut DES?"

"dia belum pernah liat orang dilindes tank baja, ajak dia nonton ya"

"ARRRRRRRRRGGGGGHHHH!"

EPISODE 2 AKAN ADA LAGI